| Pengarang | Muhammad Jailani S.Pd.I, S.Psi, M.Pd; Neila Zuleika; Nurul Azkiya; Fadilla Dwi Hariyanti |
|---|---|
| Penerbit | Kaizen Sarana Edukasi |
| ISBN | – |
| Tahun Terbit | 2025 |
| Ukuran | 15 x 23 cm |
| Halaman | viii + 105 |
| Ketersediaan | Segera Terbit |
Makanan sebagai Identitas Budaya dari Dapur ke Diplomasi
Makanan bukan sekadar pengisi perut ia adalah bahasa budaya, simbol identitas, dan jembatan antarbangsa. Buku Makanan Sebagai Identitas Budaya: Dari Dapur ke Diplomasi mengajak pembaca menelusuri jejak kuliner Nusantara dari dapur tradisional hingga meja diplomasi dunia.
Dengan bahasa yang lugas dan kajian yang mendalam, para penulis menyingkap bagaimana makanan merefleksikan nilai-nilai lokal, sejarah kerajaan dan kolonial, hingga peranannya dalam ritual keagamaan dan perayaan. Dari rendang yang sarat filosofi, tumpeng sebagai simbol spiritual, hingga festival kuliner yang menghubungkan masyarakat lintas budaya semuanya menunjukkan bahwa makanan adalah identitas yang hidup dan terus berkembang.
Lebih jauh, buku ini membahas gastronomi sebagai alat diplomasi, peran diaspora dalam memperkenalkan kuliner Indonesia ke dunia, hingga potensi industri halal global sebagai soft power bangsa. Di era media sosial, makanan bahkan menjadi sarana promosi budaya yang efektif melalui influencer dan konten digital.

Reviews
There are no reviews yet.