KAIZEN SARANA EDUKASI

Yang Tak Sempat Terucap di Kelas

Ada banyak hal dalam hidup yang tidak selalu mampu disampaikan melalui percakapan. Ada rasa yang hanya bisa dititipkan pada kata, kenangan yang ingin diabadikan, dan pengalaman yang baru terasa maknanya ketika direnungkan kembali. Antologi puisi ini hadir sebagai ruang bagi beragam suara untuk bercerita tentang kehidupan, tentang pendidikan dan pengabdian, keluarga, cinta, kerinduan, kehilangan, perjuangan, hingga harapan. Setiap sajak membawa kisah dan sudut pandang yang berbeda, tetapi dipertemukan oleh kejujuran dalam memandang kehidupan dan keberanian untuk mengabadikan rasa melalui kata.

Buku ini merupakan jejak perjalanan batin yang merekam berbagai warna kehidupan. Ada kebahagiaan yang sederhana, luka yang diam-diam disimpan, kerinduan kepada orang terkasih, kegelisahan terhadap keadaan sosial dan negeri, serta keyakinan bahwa harapan harus tetap dirawat. Di antara bait-baitnya, pembaca diajak berhenti sejenak, menikmati keindahan kata, dan menemukan kemungkinan bahwa sebuah puisi dapat menjadi cermin bagi pengalaman diri sendiri. Sebab, pada akhirnya, setiap manusia memiliki cerita tentang pertemuan, perpisahan, perjuangan, dan harapan dan mungkin salah satunya akan menemukan rumahnya di halaman-halaman buku ini.

Category:
Pengarang

Abdul Halim Muslih, Dra. Umi Kulsum, Joko Sulistya, M.Pd., M.Hum., Listyaning Aryanti, S.S., Nugroho Eko Setyanto, S.Sos., M.M.

Penerbit

Kaizen Sarana Edukasi

ISBN

Ukuran

14,8 x 21 cm

Halaman

x + 128

Tahun Terbit

2026

Ketersediaan

Segera Terbit

Reviews

There are no reviews yet.

Be the first to review “Yang Tak Sempat Terucap di Kelas”

Your email address will not be published. Required fields are marked *